Tuesday, 21 September 2021

Vaksin AstraZeneca Di Persimpangan, Selengkapnya di iNews Room Senin Pukul 18.00 WIB

Studio iNews, 17 Mei 2021

Vaksin AstraZeneca makan korban. Itu masih dugaan. Ceritanya begini. Warga Buaran Jakarta Timur, Trio Faruqi Firdaus, meninggal dunia satu hari setelah divaksinasi AstraZeneca, di Istora Senayan, 5 Mei Lalu. Trio bukan lansia. Umurnya saja masih 22 tahun. Hitung-hitungan ilmiah, efek samping gejala yang ia alami usai divaksin akan mudah dilewati.

Tapi takdir berkata lain. Usai menderita efek samping AstraZeneca seperti demam, sakit kepala, sakit maag, Trio meninggal dunia. Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pascaimunisasi (Komnas KIPI) turun tangan. Kementerian Kesehatan pun ambil langkah menyetop sementara penggunaan vaksin AstraZeneca code CTMAV547, yang saat ini jumlahnya hampir 500 ribu dosis di Jakarta.

Jauh sebelum Indonesia, sejumlah negara Eropa sudah ambil langkah serupa, karena ada kasus meninggal usai disuntik vaksin AstraZeneca. Lantaran, AstraZeneca punya efek sampaing berbahaya berupa penggumpalan darah.

Untuk kasus Trio di Buaran Jakarta dan satu kasus meninggal lain di Ibu Kota, Komnas KIPI masih menunggu hasil otopsi ada tidaknya penggumpalan darah.

Penyetopan sementara vaksin AstraZeneca akan menjadi bahasan utama iNews Room hari ini.

Selain itu akan ada update kasus pria cabuli istri tetangga, yang baru menikah seumur jagung. Pelaku mengaku tak tahan setiap kali mendengar suara gemuruh pengantin baru itu, kalau hari sudah masuk malam.

Laporan langsung dari sejumlah titik penyekatan arus balik mudik lebaran akan membuka iNews Room hari ini mulai pukul 18.00 WIB, bersama host Abraham Silaban secara langsung hanya di televisi berita milik MNC Group, iNews.
FOTO