Tuesday, 13 April 2021

Tugas Berat Pemimpin Baru

Studio iNews, 10 Desember 2020

Pilkada serentak telah digelar, lembar suara masih terus dihitung. Jika melihat hasil hitung cepat, kandidat pemenang sudah terang. Ada yang kembali mempertahankan tahta, ada juga wajah baru yang siap berkuasa.

Pilkada serentak di 270 daerah berlangsung dengan penerapan protokol Covid-19. Harapan baru menderu, siap-siaplah para pemimpin baru.

Tugas pertama pemimpin baru ini adalah pandemi yang belum berkesudahan diiringi berlapis problematika warga mulai dari sistem birokrasi, ekonomi, kesejahteraan sosial, dan lain sebagainya.

Selain penanganan Covid-19 tentu menjadi prioritas utama. Namun, ada tugas memulihkan ekonomi akibat pandemi yang harus dijalankan beriringan. Di saat yang sama, para kepala daerah harus menghadapi kenyataan.
Jika dilihat dari realisasi APBD, hingga Oktober 2020, pendapatan asli daerah hanya 194,36 triliun rupiah. Angka ini turun 14,58 persen, jika dibandingkan dengan Oktober 2019.

Kondisi ini disebabkan oleh penurunan pajak yang berkaitan dengan mobilitas dan konsumsi warga, seperti pajak hotel, pajak restoran, PKB, BBNKB, PBBKB dan BPHTB.

Eksekusi untuk belanja pun terkesan lebih lambat dari pemerintah pusat. Untuk program-program dukungan ekonomi hanya 14,3 persen yang terealisasi, dari alokasi anggaran sebesar 19,24 triliun rupiah.
Pemerintah daerah diminta bergerak lebih dan tidak bergantung pada program-program pemerintah pusat.

Selamat datang dan selamat bertugas pemimpin baru.

Program “Prime Show” minggu ini akan membahas hal ini secara tuntas bersama narasumber yaitu Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik.

Saksikan selengkapnya ”Prime Show” bersama Tommy Tjokro akan mengangkat tugas berat pemimpin baru, Kamis, 10 Desember 2020 pukul 20.00 WIB secara langsung hanya di iNews dan juga bisa disaksikan di aplikasi RCTI+ atau www.rctiplus.com.
FOTO