Wednesday, 21 April 2021

Tolak Vaksin Denda Lima Juta

Studio iNews, 17 Februari 2021

Tolak Vaksin Denda Lima Juta

Vaksinasi tahap kedua dimulai hari ini. Vaksinasi tahap kedua diberikan bagi pekerja publik dan melanjutkan vaksinasi bagi lansia di atas usia 60 tahun. Total sasaran vaksinasi tahap kedua mencapai 38,5 juta orang yang terdiri dari 16,9 juta pekerja publik dan 21,5 juta Lansia. Program ini diharapkan dapat selesai pada Bulan Mei mendatang.

Tidak hanya pemerintah pusat, vaksinasi juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Warga Jakarta bahkan harus besiap merogoh kocek hingga lima juta rupiah sebagai denda jika tercatat menjadi penerima Vaksin namun menolaknya.

"Setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan pengobatan dan/atau vaksinasi Covid-19, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp 5.000.000,00 (lima juta rupiah),” ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Sanksi berlapis dari pencabutan maupun penundaan bantuan sosial dan denda bagi penolak vaksin inipun menimbulkan pro-kontra. Sebagian kalangan menilai sanksi tidak efektif dan vaksinasi merupakan hak dan pilihan setiap orang. Dialog mengenai denda bagi penolak vaksin akan dipandu Stefani Patricia dan Abraham Silaban.

iNews Sore juga hadirkan informasi warga satu desa yang viral lantaran memborong ratusan unit mobil baru. Video kedatangan mobil-mobil baru tersebut pun viral di media sosial dan berlangsung di desa Sumurgeneng, Tuban, Jawa Timur. Satu kepala keluarga bahkan bisa membeli tiga mobil baru sekaligus. Fenomena tersebut terjadi lantaran warga mendapat uang pembebasan lahan proyek pembangunan kilang minyak.

Semua berita di atas akan hadir selengkapnya dalam dalam iNews Sore hari ini pukul 15.45 Wib secara langsung di stasiun televisi berita milik MNC Group, iNews. Anda yang memiliki mobilitas dan tidak sempat menyimak di depan layar kaca, dapat mengikuti program ini melalui laman www.rctiplus.com dan aplikasi RCTI+, unduh segera di Google Play Store dan Apple App Store.
FOTO