Friday, 25 June 2021

Tes Covid Dari Ketiak

Studio iNews, 21 Januari 2021

Pertama di dunia, bau keringat ketiak bisa menjadi tolak ukur adanya Covid-19 atau tidak, dengan sebuah alat pendeteksi yang diciptakan oleh Guru besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Drs Ec Ir Riyanarto Sarno MSc PhD. Seperti apa penampakannya?

Diungkapkan Riyan, i-nose c-19 merupakan hasil penelitian selama empat tahun yang kemudian dioptimalkan dengan menyesuaikan virus Covid-19 sejak Maret 2019 lalu. Saat ini, i-nose c-19 telah sampai pada fase satu uji klinis.

“Ke depannya akan ditingkatkan lagi data sampling-nya untuk izin edar dan dapat dikomersialkan ke masyarakat,” ujar dosen Teknik Informatika ITS ini, seperti dikutip dari laman ITS, Selasa (19/1/2021).

i-nose c-19 bekerja dengan cara mengambil sampel dari bau keringat ketiak seseorang dan memprosesnya menggunakan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Selain itu iNews Sore akan membahas munculnya sinyal sos misterius dalam aplikasi "google map" di pulau Laki membuat Basarnas bergegas menuju lokasi dan menyelidikinya. Apakah benar ada yang meminta bantuan? ataukah hoax belaka?

Saksikan selengkapnya dalam iNews Siang hari ini, pukul 11.00 bersama Wilson Purba dan Stefani Patricia secara secara langsung di stasiun televisi berita milik MNC Group, iNews. Ikuti program ini melalui aplikasi RCTI+ dan www.rctiplus.com.
FOTO