Friday, 25 June 2021

Saat Anak Merenggut Nyawa

Studio iNews, 15 Januari 2021

Warga Denpasar, Bali, digegerkan oleh tewasnya teller bank cantik, Ni Putu Widiastuti (24), yang dibunuh dengan sadis di rumahnya Jalan Kertanegara Gang Widura Nomor 24 Denpasar. Wanita cantik yang bekerja sebagai teller di sebuah bank BUMN di Kuta itu tewas dengan 25 tusukan hampir di sekujur tubuh.

Polisi menduga ada unsur perampokan karena motor korban hilang dan sejumlah uang. Sedangkan telepon genggam milik teller bank masih berada di atas kasur. Korban yang positif Covid-19 itu tidak diotopsi.

Pelaku pembunuhan bernama AHP (15) berhasil ditangkap polisi. Dia nekat menghabisi teller bank BUMN dan membawa kabur sebuah motor scoopy milik korban.

Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto mengatakan, tersangka ditangkap di salah satu kos-kosan yang ada di sekitar Terminal Penarukan.

"Kami juga temukan bukti di bagian tangannya terdapat luka bekas pisau. Luka itu didapatkan oleh tersangka, saat mencoba membunuh korban. Ada perlawanan, jadi pisau itu juga melukai tangan tersangka," ucap AKP Vicky.

Tidak hanya membunuh. Pelaku pembunuhan yang masih usia remaja di Bekasi, Jawa barat, memutilasi korban, hanya lantaran emosi. Pelaku menghabisi nyawa korban, karena dipaksa melayani sodomi. Korban dimutilasi dan potongan tubuhnya, dibuang di sejumlah tempat. Kerasnya hidup di jalan, membuat anak dan remaja, seringkali gelap mata.

Sementara, rasa malu membuat seorang ibu, membuang bayi yang baru dilahirkan di tempat sampah di Kediri, Jawa Timur. Bayi itu meninggal dunia, saat ditemukan warga.

Degradasi moral yang luar biasa di kalangan masyarakat khususnya remaja, melunturkan rasa kemanusiaan, yang membuat mereka mudah menghilangkan nyawa orang lain. Kisah saat anak merenggut nyawa akan hadir di Realita, Jumat 15 Januari 2021 pukul 15.00 Wib secara langsung di stasiun televisi berita milik MNC Group, iNews. Ikuti program ini melalui aplikasi RCTI+ dan www.rctiplus.com.
FOTO