Friday, 14 May 2021

Reshuffle Lagi, Siapa Layak Diganti? Selengkapnya di iNews Sore Rabu Pukul 16.49 WIB

Studio iNews, 14 April 2021

Wacana bongkar pasang kembali mencuat. Setelah DPR menyetujui pembentukan kementerian baru, sinyal reshuffle kabinet kerja pun menguat.

Lebih dari pembentukan kementerian baru, Pengamat Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menjelaskan reshuffle Kabinet Indonesia Maju bisa terjadi saat Ramadan atau sesudahnya. Saat ditanya pos-pos mana saja yang perlu diganti, Hendri mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang paling paham. Namun dia menilai perlu mengganti menteri-menteri yang menimbulkan kontroversi.

“Tapi Pak Jokowi yang paling paham. Kadang meskipun kontroversi tapi beliau punya pertimbangan lain jadi dipertahankan. Jadi kita tunggu saja,” tuturnya.

Kabar reshuffle pun diamini Istana melalui Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin. Enggan menyebut alasan pasti rotasi kabinet, Ngabalin hanya memberi petunjuk bahwa reshuffle akan digelar dalam waktu dekat. Topik tersebut akan diulas dalam dialog iNews Sore ini bersama Abraham Silaban.

iNews Sore juga hadirkan informasi salat Tarawih kilat 23 rakaat yang hanya memakan waktu 6 menit. Pengasuh pondok pesantren menegaskan, salat Tarawih kilat karena alasan pandemi dan sebagai pelaksanaan protokol kesehatan.

Dari sidang kasus Rizieq Shihab, Wali Kota Bogor Bima Arya hadir secara offline. Bima Arya dihadirkan bersama empat saksi lainnya oleh Jaksa Penuntut Umum dalam sidang yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Timur, siang tadi. Dalam kesaksiannya, Bima Arya mengaku sudah mengetahui keberadaan Rizieq Shihab yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Ummi.

Saksikan selengkapnya dalam iNews Sore mulai pukul 16.49 WIB secara langsung di stasiun televisi berita milik MNC Group, iNews. Anda yang memiliki mobilitas dan tidak sempat menyimak di depan layar kaca, dapat mengikuti program ini melalui laman www.rctiplus.com dan aplikasi RCTI+, unduh segera di Google Play Store dan Apple App Store.
FOTO