Wednesday, 21 April 2021

Jokowi Siap Hapus Pasal Karet

Studio iNews, 16 Februari 2021

Kerap diduga mejadi dalang kegaduhan dan alat kriminalisasi, UU ITE berpotensi direvisi. Opsi revisi UU ITE berangkat dari kekhawatiran pemerintah terkait keberadaan pasal karet. Presiden Jokowi bahkan menegaskan jika dalam implementasi UU ITE tidak menunjukkan keadilan maka dirinya akan meminta DPR untuk merevisinya.

"Kalau Undang-Undang ITE tidak bisa memberikan rasa keadilan ya saya akan minta kepada DPR untuk bersama-sama merevisi undang-undang ini, Undang-undang ITE ini," kata Jokowi saat memberikan arahan pada rapat pimpinan TNI-Polri di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/2/2021).

Sebagian fraksi di Komisi III DPR mengapresiasi perhatian khusus Presidem Jokowi terkait UU ITE. Komisi III pun akan mengawal Kepolisian selaku mitra kerja agar lebih selektif dalam menggunakan pasal UU ITE agar tidak mudah disalahgunakan. Dialog terkait UU ITE akan dipandu Stefani Patricia dan Abraham Silaban dalam iNews Sore hari ini.

Informasi menarik lainnya adalah Komnas HAM menyerahkan hasil rekomendasi atas penelusuran kasus penembakan 6 laskar FPI di Cikampek Jawa barat ke Bareskrim Polri. Selain itu, pemakaman anggota TNI yang tewas tertembak kelompok kriminal bersenjata juga akan dihadirkan di layar iNews Sore.

iNews Sore juga hadirkan informasi bencana tanah longsor di Nganjuk, dimana tim SAR masih mencari warga yang tertimbun. Sementara itu hujan deras yang mengguyur ibu kota menimbulkan genangan dan banjir di sejumlah titik.

Sejumlah berita kriminal juga akan menghiasi layar kaca iNews Sore, diantaranya perkembangan kasus anak bunuh ayah di Trenggalek gara-gara makanan sahur dan seorang pemuda yang memukuli pacarnya di Bandung Jawa Barat karena sering berbohong pukul 15.45 Wib secara langsung di stasiun televisi berita milik MNC Group, iNews. Ikuti program ini melalui aplikasi RCTI+ dan www.rctiplus.com.
FOTO