Saturday, 06 March 2021

Gawat, Relawan Vaksin Kena Corona

Studio iNews, 19 Januari 2021

Di tengah terpaan bencana di sejumlah daerah, muncul kabar tak sedap: 25 relawan vaksin Sinovac pilihan pemerintah, justru positif Covid-19. Tim riset uji klinis vaksin yang bermarkas di Bandung Jawa Barat menganggap ini masalah sepele.

Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19 Universitas Padjajaran (Unpad), Kusnandi Rusmil mengatakan, sebanyak 25 dari 1.620 relawan uji klinis fase III vaksin Sinovac positif terinfeksi virus corona .

"Dari hasil pengikutan ya, kami ikuti ini udah 3 bulan post penyuntikan, ternyata tadi yang dikatakan ketemu total yang sakit ada 25 orang ya. Dari yang 25 orang itu, 18 orang itu plasebo dan 7 orang yang divaksin," kata Kusnandi dalam rapat kerja dengan DPR RI Komisi IX secara virtual, Selasa (19/1/2021).

Tim uji klinis cuma bisa bilang, orang yang sudah divaksinasi tetap harus jaga protokol kesehatan, pakai masker; jaga jarak; dan sering cuci tangan.

Suara sumbang pun muncul. Kalau sudah divaksinasi tetap harus pegang protokol kesehatan, buat apa ada program suntik-menyuntik vaksin? Kocek APBN Rp75 Trilyun akan menguap sia-sia?

Suara miring kalau tidak diluruskan bisa merusak program vaksinasi nasional. Puluhan relawan vaksin positif ini bisa membuat publik tak percaya vaksin buatan Tiongkok. Ujung-ujungnya banyak menolak. Muaranya: Program vaksinasi gagal total dan Indonesia makin keras berjuang keluar dari pandemi Covid-19.

Tema ini akan menjadi bahasan iNews Room hari ini, termasuk update informasi bencana dari sejumlah wilayah tanah air. Dimulai pukul 18:00 WIB, bersama Host Latief Siregar secara langsung di stasiun televisi berita milik MNC Group, iNews. Ikuti program ini melalui aplikasi RCTI+ dan www.rctiplus.com.
FOTO