Monday, 19 April 2021

Badminton Indonesia Guncang Dunia, Selengkapnya di Ngobrol Bareng Gus Miftah Jumat Pukul 21.00 WIB

Studio iNews, 26 Maret 2021

Dikeluarkan secara paksa dari turnamen bergengsi All England menjadi mimpi buruk yang dialami tim bulu tangkis Indonesia. Harapan dan asa untuk meraih prestasi di turnamen tersebut justru hancur ketika para atlet diperintahkan untuk meninggalkan arena.

Seperti diketahui, tim Indonesia dipaksa mundur karena mendapat instruksi untuk melakukan isolasi mandiri selama 10 hari dari otoritas kesehatan Inggris yaitu NHS.

Indonesia diharuskan melakukan isolasi karena satu pesawat dengan penderita Covid-19 dalam penerbangan dari Istanbul menuju Birmingham. Tidak ada yang salah dengan keputusan BWF dan panita All England untuk mengeluarkan tim Indonesia karena mereka hanya menuruti protokol kesehatan.

Namun, para pemain geram karena tidak mendapat kesempatan yang sama dengan pemain lain yang masih diperbolehkan bertanding meski menanggung risiko yang sama.

“Begitu luar biasa kekecewaan, marahnya, kesalnya tim Indonesia seperti mimpi”, ujar Ricky Soebagdja, Manajer Tim Indonesia, dalam perbincangannya bersama Gus Miftah.

Geram, kecewa dan sedih tentunya dirasakan para pemain dan masyarakat Indonesia. Terlebih setelah ditemukannya sejumlah kejanggalan dan ketidakadilan. Akibat insiden ini, para fans Indonesia meluapkan amarah dan kekecewaan di media sosial.

Surat permintaan maaf dari BWF telah diterima pemerintah Indonesia. Namun tak serta merta menyelesaikan semua kekisruhan ini.  Icuk Sugiarto, juara dunia Bulu Tangkis 1983 pun berpendapat “jika permintaan maafnya sudah selesai event, akan menjadi  tidak ada gunanya lagi untuk atlet, sangat terlambat”, tegasnya.

BWF dinilai telah gagal memenuhi tanggung jawab mereka ketika kasus Covid-19 yang menimpa tim Indonesia terjadi di All England Open 2021. Namun, perjuangan tin Indonesia mengukir prestasi harus tetap dilanjutkan. Gus Miftah pun berpesan,
“Ketika diuji Allah SWT, jangan bersedih dan jangan takut,  karena sesungguhnya Allah bersama kita”.
“Jangan pernah menyerah, karena saat kamu menyerah semuanya akan berakhir.”
“kadang jatuh itu perlu agar kita mengenal siapa yang mengulurkan tangan untuk kita.”

Saksikan Ricky Soebagdja dan Icuk Sugiarto dalam Ngobrol Bareng Gus Miftah malam ini (Jumat, 26 Maret 2021) pukul 21.00 WIB di stasiun televisi berita milik MNC Group, iNews. Anda yang memiliki mobilitas dan tidak sempat menyimak di depan layar kaca, dapat mengikuti program ini melalui laman www.rctiplus.com dan aplikasi RCTI+, unduh segera di Google Play Store dan Apple App Store.
FOTO