Sunday, 24 January 2021

Asa di Sektor Wisata

MNC Conference Hall Lt. 3 iNews Tower, 23 November 2020

Asa di Sektor Wisata

Pandemi Covid-19 di  tidak hanya merusak ekosistem kesehatan, namun juga menyerang titik vital perekonomian.

Hampir seluruh sektor perekonomian terdampak. Dunia retail, industri, manufaktur dan tentu saja sektor pariwisata yang dinilai paling terkena pukulan telak.

Berdasarkan data Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) jumlah kunjungan wisatawan di seluruh dunia turun  44 persen selama pandemi dibandingkan tahun lalu. Padahal sejatinya, sektor pariwisata juga merupakan penyumbang terbesar devisa negara, sebesar 20 milliar dollar Amerika.

Sebagai salah satu pusat lalu lintas orang, tempat berkumpul, tempat orang-orang berpindah-pindah menikmati perjalanan dan hiburan seperti “mati suri”. Penjualan sektor ril kalangan menengah bawah ter’’paksa’’harus diberhentikan sementara.

Akibatnya banyak UMKM gulung tikar, investor menahan diri bahkan pergi, hingga penurunan pendapatan daerah setiap provinsi anjlok pada titik terendah.

Senin, 23 November 2020, “Kata Sandi” mengundang Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan, Guburnur Jawa Barat Ridwan Kamil, UMKM Kopi Udik Wisata Gunung Padang Andri Pratama dan Owner Starvelio Travel Agent Iwan untuk mendengar permasalah mereka sambil mencari strategi bagaimana cara menghidupkan kembali rantai ekonomi yang sempat terputus dari sebuah ”Asa di Sektor Wisata” Indonesia.

Bagaimanakah para pemangku kebijakan memberikan solusi di daerahnya masing-masing? Bagaimana para pelaku travel agent serta pelaku UMKM wisata ini bertahan?

Saksikan selengkapnya Program Kata Sandi di iNews, Senin 23 November 2020, pukul 20.00 WIB dan juga bisa disaksikan di aplikasi RCTI+ atau www.rctiplus.com.
FOTO